Jumlah Penderita HIV/AIDS di Kalsel Terus Meningkat Setiap Tahun

Ilustrasi HIV/AIDS – Foto Net


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Jumlah penderita HIV (Human Immuno Deficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) di Kalimantan Selatan terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data, pada tahun 2020 tercatat 341 kasus, 2021 meningkat menjadi 389 kasus, 552 kasus pada tahun 2022, dan 786 kasus pada tahun 2023. 

Plt Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah mengungkapkan sumber data ini berasal dari Data Kalsel Prov.

“Dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin mencatatkan jumlah penderita HIV/AIDS tertinggi, sementara Kabupaten Batola mencatatkan jumlah penderita terendah,” ujarnya.

Menurut Husnul, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah melaksanakan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS yang diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 71 Tahun 2016 tentang Pengendalian HIV/AIDS di Kalimantan Selatan. 

Husnul Hatimah menegaskan bahwa pengendalian yang efektif sangat penting untuk menekan jumlah kasus, dengan kebijakan dan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran.

Salah satunya adalah dengan menggelar Kajian Implementasi Kebijakan Pengendalian HIV/AIDS di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengendalian dan evaluasi kebijakan terkait pengendalian HIV/AIDS di daerah tersebut.

"Permasalahan HIV/AIDS menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan, sehingga perlu adanya program untuk pengendalian, pengobatan, dan pengelolaan sistem pelayanan publik yang baik," ujarnya.

Diharapkan, kajian yang dilakukan oleh tim peneliti dapat menyusun strategi pengendalian HIV/AIDS di Kalimantan Selatan.

Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan pengendalian HIV/AIDS, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan yang lebih efektif.

"Melalui kajian ini, kami berharap dapat menemukan langkah-langkah yang lebih tepat untuk pengendalian HIV/AIDS di Kalsel," tutupnya.

Sumber: diskominfomc.kalselprov.go.id

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال