DKPP Kapuas Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Jelang Idul Fitri 1446 Hijriyah

Gerakan Pangan Murah di Kapuas, Kalteng. Foto-Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALTENG - Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Vitrianson. Turut hadir unsur Forkopimda, sejumlah kepala OPD terkait, serta masyarakat Kabupaten Kapuas dan undangan lainnya. Acara berlangsung di area Stadion Panunjung Tarung, Jalan Maluku, Kuala Kapuas, pada Rabu (19/3/2025).

Dalam sambutan tertulis Bupati Kapuas yang dibacakan oleh Asisten II, Vitrianson menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi di Kabupaten Kapuas," terangnya.

 

Lebih lanjut, Vitrianson mengharapkan DKPP Kabupaten Kapuas dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program ini, termasuk berkontribusi dalam pelaksanaannya.

"Saya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan membeli bahan pangan murah dan terjangkau sesuai kebutuhan," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala DKPP Kabupaten Kapuas, Kusmiatie, menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan amanat dari Badan Ketahanan Pangan Nasional guna menjaga stabilisasi harga pangan dan mengendalikan laju inflasi.

"Ketersediaan pangan di Kabupaten Kapuas dalam kondisi stabil, tidak ada kekurangan stok. Jadi, kita masih cukup untuk menghadapi hari besar keagamaan, terutama menjelang Idul Fitri 1446 Hijriyah," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Perum Bulog dan UMKM, dengan berbagai bahan pangan yang dijual, seperti beras, telur, minyak goreng, gula, bawang merah, dan bawang putih.

Penulis: Agus

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال