![]() |
Komisi IV DPRD Kalsel yang dipimpin Nor Fajri melakukan monitoring ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong. Foto-dprdkalselprov.id |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berupaya mendukung pemerintah dalam menjalankan program pemberian makanan tambahan (PMT) guna memastikan efektivitas serta efisiensi pelaksanaannya.
Sebagai bentuk pengawasan, Komisi IV DPRD Kalsel yang dipimpin oleh Nor Fajri melakukan kunjungan dan monitoring langsung ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Rabu (26/03).
“Hari ini Alhamdulillah kami dari Komisi IV DPRD Kalsel bersama mitra kerja Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan dapat berkunjung dan melakukan monitoring ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong. Dalam pertemuan ini, kami membahas pentingnya kesehatan, terutama terkait program pemberian makanan bergizi untuk mencegah stunting. Alhamdulillah, kami juga mendapatkan penjelasan yang cukup jelas terkait pelaksanaannya,” ujar Nor Fajri.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelaksanaan program PMT berjalan dengan lancar, berkat dukungan masyarakat serta regulasi dari pemerintah daerah dan pusat. Ia menegaskan bahwa tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, program ini akan sulit direalisasikan.
“Dengan adanya dukungan dari Dinas Kesehatan dan perangkat desa, serta bantuan dari provinsi dan pemerintah pusat, pemberian makanan tambahan ini telah tersalurkan dengan tepat sasaran, yakni kepada anak-anak yang mengalami stunting, berat badan kurang, serta ibu hamil yang membutuhkan asupan gizi lebih baik,” tambahnya.
Komisi IV DPRD Kalsel juga berharap agar program ini terus berlanjut dengan evaluasi terhadap teknis pelaksanaannya. Mereka menekankan bahwa makanan tambahan yang diberikan harus tetap berkualitas dan memenuhi standar gizi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak dan ibu hamil.
Berdasarkan data yang ada, angka stunting di Kalimantan Selatan mengalami penurunan signifikan dari 30% pada 2023 menjadi 24% pada 2024. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan besar untuk mencapai target 15% pada 2025. Oleh karena itu, seluruh sumber daya harus segera dimaksimalkan agar angka prevalensi stunting di Kalsel dapat terus ditekan hingga berada di bawah rata-rata nasional.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, H. Hamrani, menyambut baik kunjungan ini dan menyampaikan apresiasinya kepada Komisi IV DPRD Kalsel yang terus mendukung kesejahteraan rakyat, khususnya dalam program penanganan stunting.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan serta perhatian dari Komisi IV DPRD Kalsel terhadap program PMT ini. Kami juga akan terus mendukung dan menjalankan program dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten guna meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting di Tabalong,” ungkapnya.
Diharapkan dengan adanya monitoring ini, program PMT dapat terus berjalan secara optimal dan berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kalimantan Selatan.
Sumber: dprdkalselprov.id