![]() |
GANDA PUTRI: Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi andalan ganda putri Indonesia di ajang All England 2025 – Foto detik.com |
BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Pelatih ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari, berharap para pemain ganda putri, termasuk Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, bisa menunjukkan permainan terbaik mereka di All England 2025. Persiapan yang matang menjadi kunci untuk meraih hasil terbaik di turnamen bergengsi ini.
Pelatih ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari, mengungkapkan harapannya agar Apriyani Rahayu dan rekan-rekannya dapat menampilkan permainan terbaik mereka di All England 2025.
Nitya percaya bahwa turnamen ini, yang memiliki atmosfer unik, memberikan kesempatan bagi semua peserta untuk meraih hasil maksimal.
"All England adalah turnamen yang unik, atmosfernya sangat berbeda, dan semua punya kesempatan yang sama untuk mendapat hasil terbaik. Jadi mudah-mudahan mereka bisa mengambil momentum ini," kata Nitya dalam keterangannya melalui PBSI, Senin (10/3/2025).
All England 2025 menjadi turnamen BWF Super 1000 kedua di triwulan ini, yang akan digelar mulai 11 hingga 16 Maret 2025.
Indonesia berstatus sebagai juara bertahan di nomor tunggal putra dan ganda putra. Kini, para pebulutangkis Indonesia diharapkan bisa mengukir prestasi di sektor lain, termasuk ganda putri.
Indonesia mengirimkan dua pasangan ganda putri ke turnamen ini, yakni Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Nitya berharap para pemainnya bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. "Saya berharap mereka bisa mengeluarkan permainan terbaik yang mereka punya. Hasil dan target pasti ada dari kami tim pelatih, tetapi semuanya tergantung pada performa di lapangan," ujar Nitya.
Meski baru tiba di Birmingham, Inggris, tempat penyelenggaraan All England 2025, para pemain Indonesia sudah mulai menjalani latihan untuk memulihkan kondisi. Febriana/Amalia yang baru tiba di Inggris, bersama dengan Apri/Fadia yang baru saja tampil di Orleans Masters 2025, menjalani latihan pemulihan kondisi. "Latihan tadi lebih untuk meng-enak-in semua sebagai persiapan latihan yang sesungguhnya di hari Senin," ucap Nitya, yang mencetak sejarah dengan meraih medali emas di Asian Games 2014.
Tim bulutangkis Indonesia masih akan menjalani dua sesi latihan lagi pada sore hari waktu setempat dan akan menjajal arena pertandingan pada malam harinya. All England 2025 menawarkan total hadiah sebesar 1.450.000 dolar Amerika Serikat dan akan digelar di Utilita Arena, Birmingham.
Sumber: detik.com