![]() |
Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan 2025-2029 . Foto-Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan 2025-2029 pada Rabu (19/3/2025).
Berdasarkan rancangan awal (Ranwal) RPJMD, Pemkab Balangan menargetkan dalam lima tahun ke depan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dapat mencapai angka 76,50 hingga 77,12. Selain itu, angka kemiskinan ditargetkan turun hingga 3,22-3,55 persen.
Dalam dokumen perencanaan tersebut, Gini Rasio—yang mengukur tingkat ketimpangan pendapatan—ditargetkan berada pada kisaran 0,183-0,252. Pemkab Balangan juga menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,19 persen.
Kepala Bapperida Balangan, Rakhmadi Yusni, menyampaikan bahwa salah satu tujuan RPJMD adalah menerjemahkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Balangan, H. Abdul Hadi dan H. Akhmad Fauzi, ke dalam rencana pembangunan daerah yang konkret.
"RPJMD ini mencerminkan langkah-langkah yang akan diambil Pemkab Balangan dalam pembangunan ke depan," ujar Rakhmadi.
Ia menambahkan, melalui RPJMD ini, diharapkan pokok-pokok pikiran dan prioritas pembangunan lima tahun ke depan dapat lebih disempurnakan.
Sementara itu, Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi, menilai bahwa RPJMD merupakan wujud komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.
"Sekarang adalah waktunya bagi Balangan untuk menyusun rencana pembangunan daerah lima tahun ke depan," kata Akhmad Fauzi.
"RPJMD ini akan menentukan ke mana arah pembangunan Balangan ke depan," tambahnya.