Pemko Banjarmasin Berupaya Selesaikan Masalah TPAS Basirih, Menteri LH: Akan Kami Evaluasi

Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR menyambut kedatangan Hanif Faisol Nurofiq di Banjarmasin. Foto-Diskominfo Banjarmasin

BORNEOTREND.COM, KALSEL - Pemerintah Kota Banjarmasin terus mencari solusi usai penutupan TPAS Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Penutupan tersebut dipicu karena pengelolaan sampah yang dinilai tidak sesuai aturan, yakni masih menggunakan sistem open dumping.

Pada Sabtu (15/03), Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR menggelar pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq di TPAS Basirih. Dalam pertemuan itu, Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin HR memaparkan rencana penerapan sistem controlled landfill sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih baik.

Setelah rapat tertutup, Menteri LH menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi kembali terkait data TPAS Basirih. “Saya harus kembali evaluasi karena saat pendalaman awal, data yang kami terima belum lengkap,” ujarnya.

Ia menambahkan, TPAS Basirih yang dibangun dengan dana dari Bank Dunia pada 1997 seharusnya sudah memenuhi standar internasional. “Tapi karena kesembronoan pengelola lama, ini jadi beban bagi Pak Wali Kota,” tegasnya.

Menteri LH juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan permasalahan sampah ini segera diselesaikan karena dianggap serius.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup,Alive Yoesfah Love.

Sumber: Diskominfo Banjarmasin


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال